Jumat, 03 Juni 2016

Student Exchange Physical Therapy Mahidol University Thailand




Student Exchange Physical Therapy Mahidol University
Student Exchange Physical Therapy Mahidol University

Student Exchange Physical Therapy Mahidol University Thailand

Pada tanggal 01 Juni 2016 mahasiswi dari Mahidol University Thailand datang ke Indonesia untuk melakukan pertukaran pelajar dengan Fakultas Fisioterapi Universitas Esa Unggul.
Berikut nama dan jadwal Mahasiswa pertukaran belajar dari Mahidol University :
Nama Mahasiswi tersebut adalah :
1. Ms. Akira Komolthiti
2. Ms. Kritchanan Techanusom
3. Ms. Minathorn Thabsuwan
4. Ms. Matawee Boonpetch
Jadwal Kunjungan :
01 Juni 2016
Mereka tiba di indonesia
02-03 Juni 2016
Mereka mengikuti kegiatan Seminar Physiotherapy Management After Cardiac Surgery dan mengikuti fisioterapi kompetisi.
04-11 Juni 2016
mereka praktek di RS Setia Mitra, sana mereka belajar banyak kasus mengenai muskuloskeletal problem dengan banyak menekankan pemberian intervensi manual terapi (manipulasi).
13-21 Juni 2016
mereka praktek di YPAC (yayasan pembinaan anak cacat) Jakarta. mereka belajar mengenai penangan fisioterapi terhadap kondisi anak-anak yang berkebutuhan khusus seperti : cerebral palsy, down syndrome, spina bifida.
25 Juni 2016
mereka ke samudra atlantis Ancol untuk belajar mengenai dolphin therapy. terapi menggunakan lumba-lumba, diindonesia fisioterapi yang menggunakan metode tersebut untuk kondisi neurologi problem.
22-29 Juni 2016
mereka praktek di Klinik Fisioterapi Universitas Esa Unggul. dsana mereka banyak belajar mengenai penanganan cidera olahraga yang di berikan penanganan dari sudut pandang fisioterapi.
30 Juni 2016
Mereka kembali ke thailand dengan mebawa semua pengalaman yang banyak selama di Indonesia.

Read More..

Senin, 25 April 2016

Ayo Hidup Sehat Bersama Universitas Esa Unggul di Ring Road Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan




Hidup Sehat Bersama Universitas Esa Unggul

Ayo Hidup Sehat Bersama Universitas Esa Unggul di Gelora Bung Karno Senayan


Hadirilah Pemeriksaan Kesehatan dan Senam Aerobic di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Ring Road Pintu Kuning)
1. Minggu, 17 April 2016, Pukul 06.00 – 11.00 wib
    Agenda : Pemeriksaan Kesehatan dan Senam Aerobic
Senam Aerobic
Senam Aerobic

Peserta Senam Aerobic
Peserta Senam Aerobic

Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan

2. Minggu, 24 April 2016, Pukul 06.00 – 11.00 wib
    Agenda : Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan
3. Minggu, 08 Mei 2016, Pukul 06.00 – 11.00 wib
    Agenda : Pemeriksaan Kesehatan dan Senam Aerobic

Peserta Senam Aerobic
Peserta Senam Aerobic
Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan
4. Minggu, 29 Mei 2016, Pukul 06.00 – 11.00 wib
    Agenda : Pemeriksaan Kesehatan dan Senam Aerobic
Peserta Senam Aerobic
Peserta Senam Aerobic
Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan

Aerobic bersama Instruktur Senam : Mury Kuswari, S.Pd, M.Si (Dosen Gizi dan Olahraga Universitas Esa Unggul)
Mury Kuswari, S.Pd, M.Si
Mury Kuswari, S.Pd, M.Si
PEMERIKSAAN KESEHATAN
Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Didukung oleh Prodi Gizi, Prodi Keperawatan dan Prodi Fisioterapi Universitas Esa Unggul
Pemeriksaan Kesehatan Dasar :
Vital sign (tekanan darah, denyut nadi, pernapasan)
Gula darah
Asam urat
Kolesterol


Pemeriksaan Status Gizi dan Kebugaran :
Indeks massa tubuh
Komposisi lemak dan otot
Kebutuhan kalori dasar
Konsultasi diet, olahraga, dan makanan

Pemeriksaan Fisioterapi :
Gerak dan fungsi anggota gerak
Pemeriksaan postur
Keseimbangan tubuh
Pengukuran panjang otot


Read More..

Senin, 14 Maret 2016

Penandatanganan MoU Universitas Esa Unggul dan Tokyo Metropolitan University 2016



Universitas Esa Unggul dan Tokyo Metropolitan University
Universitas Esa Unggul dan Tokyo Metropolitan University

Penandatangan MoU Universitas Esa Unggul dan Tokyo Metropolitan University

Pada tanggal 14 Maret 2016, Fakultas Fisioterapi Universitas Esa Unggul melakukan penandatanganan kerjasama dalam bidang pendidikan dan penelitian dengan The Graduate School of Human Health Sciences and The Faculty of Health Sciences, Tokyo Metropolitan University.  Dekan Fakultas Fisioterapi – Syahmirza Indra Lesmana, SKM, SSt.Ft, M.Or dan Masaru Watanabe, M.D., Ph.D – Dekan School of Human Health Sciences, Tokyo Metropolitan University melakukan penandatangan kerjasama yang dihadiri oleh Rektor Universitas Esa Unggul – Dr. Ir. Arief Kusuma, MBA, dan Wakil Rektor, para pejabat dan dosen Fakultas Fisioterapi.  Sedangkan dari Tokyo Metropolitan University dihadiri oleh Masanobu Kinoshita – Dekan The Faculty of Health Sciences, Hironobu Kuruma – Divison of Physical Therapy.
Proses Penandatanganan MOU
Proses Penandatanganan MOU
Diharapkan dengan kerjasama ini akan meningkatkan kualitas pendidikan Fisioterapi dan dapat menambah kerjasama dengan institusi pendidikan lainnya di dalam dan luar negeri.

Read More..

Selasa, 26 Januari 2016

Universitas Esa Unggul Mengundang dan Membuka Kesempatan Sebagai Dekan dan Dosen Tetap




Read More..

Selasa, 19 Januari 2016

Universitas Esa Unggul Melanjutkan Kepeloporan di Bidang Ilmu-ilmu Kesehatan 2016



Universitas Esa Unggul Melanjutkan Kepeloporan di Bidang Ilmu-ilmu Kesehatan 2016
Universitas Esa Unggul Melanjutkan Kepeloporan di Bidang Ilmu-ilmu Kesehatan 2016
Setelah menjadi pelopor di bidang Fisioterapi dan Rekam Medis, Universitas Esa Unggul kembali melanjutkan kepeloporannya di bidang Ilmu-ilmu Kesehatan. “Kami sedang mengajukan perijinan program studi baru di bidang kesehatan. Salah satunya adalah Terapi Okupasi dan Tradisional Komplimenter atau pengobatan Tradisional,” demikian dinyatakan Rektor Esa Unggul Dr. Ir. Arief Kusuma AP, MBA pada hari ini (1/7).
Yang masuk dalam Tradisional Komplimentar antara lain adalah Akupuntur, Herbal, Spa, Chiropraktice (terapi manual yang berhubungan dengan struktur dan fungsi tulang belakang), dan Naturopati (pengobatan menggunakan sarana alami seperti makanan, latihan fisik, panas, udara, air, dll).
Pengajuan prodi baru ini adalah guna memenuhi tuntuan Pemerintah No. 103 tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional. Sehingga hal ini kembali menjadikan, “Esa Unggul kembali menjadi pelopor pendidikan tinggi yang menyiapkan menyediakan pelayanan kesehatan tradisional di jenjang S1,” demikian ditegaskan Rektor Esa Unggul.
Sedangkan Terapi Okupasi, yang jenjang pendidikan tingginya juga akan dipelopori oleh Esa Unggul, pada dasarnya merupakan bentuk layanan kesehatann masyarakat atau pasien yang mengalami gangguan fisik atau mental dengan menggunakan aktivitas bermakna (okupasi). Dalam memberikan pelayanan kepada individu, okupasi terapi memerhatikan aset (kemampuan) dan limitasi (keterbatasan) yang dimiliki individu pasien dengan memberikan aktivitas yang purposeful (bertujuan) dan meaningful (bermakna).
“Sebagai langkah awal terkait pendidikan pengobatan tradisional, kami sudah mulai dengan menawarkan kursus akupuntur,” demikian kembali dinyatakan Rektor Esa Unggul

Read More..

Rabu, 07 Oktober 2015

Sistem Peredaran Darah

Sistem Peredaran Darah


TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM / TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

  • Mampu mengetahui dan memahami morfologi sistem peredaran darah
  • Mampu memahami dan mengenal nama bagian-bagian dari sistem peredaran darah
  • Mampu mengetahui dan memahami topografi sistem peredaran darah
  • Mampu mengetahui dan memahami fisiologi sistem peredaran darah

SISTEM PEREDARAN DARAH
  • Sistem peredaran darah terdiri dari : jantung, pembuluh darah dan limfe
  • Jantung : Sebagai Pompa (± 300 gr)
  • Arteri : membawa darah dari jantung.
  • Vena : membawa darah ke jantung.
  • Kapiler : menggabungkan arteri & Vena, jg mrpkn lalu lintas antara makanan & buangan, jg tempat pertukaran gas.
  • Saluran Limfe : Membersihkan jaringan (mengembalikan cairan & Protein dari jaringan ke dlm sirkulasi darah 
Sirkulasi DarahSIRKULASI DARAH
  • Perdaran darah Besar (Sirkulasi Sistemik : Aliran darah dr Ventr Ki via Arteri, ke Arteriola & Kalpiler, kembali ke Atrium Ka via Vena.
  • Peredaran darah kecil (Sirkulasi Pulmonal) : Aliran drh dr Ventr Ka, via Paru-paru menuju ke Atrium KI. 











SIRKULASI DARAH TUBUH
# SIRKULASI DARAH KORONER 

Darah masuk ke A.Coronaria RCA dan LCA pada fase Diastolis kemudian kembali melalui vena Thebesian ke Jantung kanan
# SIRKULASI DARAH PENDEK 
  • Atrium kanan – Ventrikel kanan – A.Pulmonalis - Paru
  • Paru – V.Pulmonalis - Atrium kiri – Ventrikel kiri
Sirkulasi ini normal ditempuh dalam tempo 15 detik
 

# SIRKULASI DARAH BESAR 
  • Ventrikel kiri – Aorta – A.Carotis dan A.Vertebralis –Sirkulus Willisi – Otak
  • Otak – V.Carotis dan V.Vertebralis – V.Jugularis – V.Cava Superior - Atrium kanan
  • Aorta – A.Brachialis Dextra Sinistra – Extremitas atas – dan system
  • vena – V.Brachialis – Atrium kanan
  • Aorta – A.Mesenterica – Organ Usus / Gastrointestinal – V.Hepatica dan V.Mesenterica – Vena Cava inferior – Atrium kanan
  • Aorta - A.Renalis – Ginjal – V.Renalis – V.Cava inferior – Atrium kanan
  • Aorta – A.Iliaca Superior – Extremitas bawah – V.Iliaca – V.Cava inferior – Atrium kanan. 
Sirkuliasi Darah Besar


DARAH
Susunan : 

  • Air 91 %
  • Protein 8 %
  • Mineral
Eritrosit (Sel dr Merah) : Banyak Hb  
Sel Darah Putih : perlindungan tbh thd mikroorganisme, penyembuhan luka, dll.
Hb : protein yang kaya zat besi.
pH darah normal = 7, <7 = Asam, > 7 = Basa 


FUNGSI DARAH
  • Sbg Transportasi zat-zat yg dibutuhkan.
  • Eritrosit : mengantar Oksigen ke jar. & menyingkirkan Co2
  • Sel darah putih : melindungi dr Bakteri
  • Plasma : membagi protein untuk pembentukan jar, membuang sisa2.
  • Pendistribuasian enzim2 ke organ-organ. 

LIMFE
  • Susunan : mirip dg plasma, protein lbh kecil.
  • Fungsi : berhub dg sistem sirkulasi darah, mengembalikan cairan yg tertinggal di jar ke dlm sirkulasi darah, membawa lemak yg sdh dilebur ke sirk darah, meghancurkan mikro organisme, membentuk zat antibodi jika ada infeksi

ANATOMI ORGAN JANTUNG
  • Embryologi
  • Otot Jantung
  • Rongga Jantung
  • Katub Jantung
  • Pembuluh darah
  • Persyarafan
  • Konduksi listrik 

EMBRYOLOGI ORGAN JANTUNG
  • Waktu pembentukan organ Jantung : Antara minggu ke 2 – 6 dari usia kehamilan
  • Asal organ Jantung : Primitive Vascular Tube [PVT]
  • Pengembangan PVT
  • Sinus Venosus
  • Cardiac loop
  • Arcus Aorta dan Branchialis

JENIS OTOT TUBUH
  • Otot Lurik: kerja dibawah kehendak
  • Otot rangka
  • Otot kulit
  • Otot lingkar
  • Otot Polos: kerja tidak dibawah pengaruh kehendak
  • Otot Jantung: merupakan gabungan antara otot polos dan otot lurik dan bekerja dibawah sadar 

ANATOMI ORGAN JANTUNG
Ruang organ Jantung: 
  • Ventrikel kanan [RV] dan Ventrikel kiri [LV]
  • Atrium kanan [RA] dan Atrium kiri [LA]
Katub Jantung:
  • Katub Mitral [MV]
  • Katub Aorta [Ao]
  • Katub Tricuspidal [TV]
  • Katub Pulmonal [PV]
Aorta = Pembuluh darah besar yang mengalirkan darah keluar dari organ Jantung
Vena = Pembuluh darah yang mengalirkan darah dari tubuh menuju organ jantung
Pembuluh darah Koroner 


STRUKTUR ORGAN JANTUNG
  • Pericardium : Jaringan pembungkus organ jantung yang berbentuk kantung
  • Epicardium: Lapisan terluar dari otot jantung
  • Antara Pericardium dan Epicardium terdapat cairan pelumas
  • Myocardium : Jaringan otot jantung yang tebal karena berfungsi untuk memompakan darah
  • Endocardium : Lapisan yang letaknya disebelah dalam yang merupakan lapisan permukaan dari ruang-rongga jantung yang berisi serat elastis [elastic fibers], serat otot polos, pembuluh-pembuluh darah dan syaraf.

ANATOMI ORGAN JANTUNG
 

Anatomi Organ Jantung


JANTUNG
Struktur :

  • Bersekat dua : Ki & Ka (Sesdh lahir tdk hub antara satu dg lainnya)
  • Setiap belahan terbagi dlm dua ruang atas (Atrium) & bawah (Ventrikel).
  • Atrium Ka & Ventrikel Ka dihubkan oleh : Katup Trikuspidalis dan yg Ki oleh katup Bikuspidalis.
  • Aliran darah dr Atr ke Ventr : hanya satu arah (darah tdk bisa kembali ke atrium).
  • Jantung tersusun oleh otot yg khusus & dibungkus oleh membran yi : Perikardium.
  • Dinding Ventrikel lebih tebal dr Atrium.
  • Dinding Ventrikel kiri lebih tebal dibanding yang kanan (Kekuatan kontraksinya lebih lebih besar)

PEMBULUH DARAH PADA JANTUNG
  • Vena Cafa Sup & Inf : menuangkan darah ke atrium kanan.
  • Arteri Pulmonaris : membawa darah keluar dari Ventrikel kanan.
  • 4 Vena Pulmonaris : membawa darah dari paru-paru ke atrium kiri.
  • Aorta : membawa darah keluar dari ventrikel kiri.
  • Lubang dari Aorta dan dari Arteri Pulmonaris, dijaga oleh katub semilunaris.
  • Katub antara ventrikel kiri dan aorta : Katub Aortik
  • Katub antara ventrikel kanan dan arteri pulmonalis : Katub Pulmonaris.
  • Semua katup berfungsi untuk membuat aliran menjadi satu arah.

PENYALURAN DARAH DAN SYARAF KE JANTUNG
  • Arteri Koronaria Ka & Ki yg pertama meninggalkan Aorta lalu bercabang menjadi arteri2 kecil.
  • Arteri ini mengitari jantung dan mengalirkan darah ke semua organ jantung.
  • Darah yang kembali dari jantung dikumpul oleh Sinus Koronaria dan langsung kembali ke Atrium kanan.
  • Persyarafan : Rangsangan pada jantung diantar oleh saraf Vagus dan Simpatik.
  • Cabang dari saraf ini berjalan ke Nodus Sinus- Atrial
  • Gerakan jantung menjadi diperlambat/terhambat akibat pengaruh dari Vagus (Secara Normal memang harus lambat)
  • Jika Vagus ditiadakan akibat berlari cepat misalnya maka debaran jantung menjadi lebih cepat

SIKLUS JANTUNG
  • Semua proses dalam jantung merpkn sebuah siklus.
  • Awal gerakan Jantung dr SA-Node shg atrium berkontraksi serentak (sistole & diastole), selanjutnya gelombang ini merambat ke berkas HIS sehingga ventrikel berkontraksi.
  • Otot jantung mendapat istirahat pada saat diastole ventrikuler. 
  • Kontraksi Ventr kiri lebih kuat dibanding Ka (hrs mendorong darah ke seluruh tbh), sdg Ventr kanan hanya mendorong disekitar paru-paru saja.
  • Denyut arteri : denyut akibat dorongan darah via. Ventrikel 
  • Denyut jantung : sangat individual. 

LETAK JANTUNG PADA RONGGA THORAX

Letak Jantung

CARA KERJA JANTUNG
  • Pengisian pasif Atrium kanan pada fase diastolik dari v.Cava superior & inferior
  • Darah dialirkan dari Atrium kanan ke Ventrikel kanan
  • Katub atrioventrikuler menutup pada fase sistolik
  • Darah dipompa dari Ventrikel kanan ke dalam Paru melalui A.Pulmonalis
  • Fase diastolis darah dari Paru masuk ke Atrium kiri
  • Ventrikel kiri pasif diisi darah dari Atrium kiri
  • Katub Atrioventrikuler (Mitral) menutup
  • Ventrikel kiri berkontraksi lalu darah dipompakan keseluruh tubuh melalui pembuluh Aorta 

FOTO RONTGEN THORAX DAN LETAK JANTUNG
Thorax dan Letak Jantung
 

KATUB JANTUNG

Katub Pulmonal dan Katub Aorta : Mempunyai struktur yang hampir sama yaitu mempunyai 3 lembar daun katub
Katub Mitral dan Katub Tricuspidal : Katub Mitral mempunyai 2 lembar daun katub dan katub Tricuspidal mempunyai 3 lembar daun katub

PEMBULUH DARAH KORONER

  • Right Coroner Artery (RCA)
  • Sino Atrial branch (SA branch)
  • Right Ventricle branch (RV branch)
  • Acute Marginalis branch
  • Right Descendens posterior
  • Atrio Ventricular Nodale branch (AV Nodale branch)
  • Left Coroner Artery (LCA)
  • Left Anterior Descendens (LAD)
  • Septale branch
  • Diagonal 1 branch
  • Diagonal 2 branch
  • nLeft Circumflexa (LCX)
  • Sino Atrial branch
  • Margo Obtusus branch
  • Postero lateral branch
  • Left Descendens posterior branch

ANATOMI ORGAN JANTUNG POTONGAN MEMANJANG
 Jantung potongan memanjang
 
MUSCULUS PAPILLARIS

Musculis Papillaris
 
APICAL FOUR CHAMBER VIEW
Apical Four Chamber View

Apical Four Chamber View

Apical Four Chamber View
INERVASI JANTUNG
  • Para-symphatis
  • N.Vagus mensyarafi Simpul SA di Atrium kanan dan simpul AV di basis septal antara Atrium kanan dan Atrium kiri
  • Perangsangan Parasymphatis mengeluarkan Acetylcholine bersifat memperlambat kontraksi otot jantung
  • Symphatis
  • Berasal dari N.Paravertebralis mensyarafi sebagain besar otot jantung ventrikel
  • Perangsangan Symphatis mengeluarkan nor-ephinephrine bersifat mempercepat kontraksi otot jantung
  • Syaraf mempengaruhi daya pompa Jantung
  • Mengubah frekwensi detak jantung
  • Mengubah kekuatan kontraksi otot jantung

PERSYARAFAN JANTUNG
  • Parasymphatis
  • N.Vagus
  • Symphatis
  • N.Paravertebralis
 

Persyarafan Jantung
 
SISTEM KONDUKSI
  • Saluran penghantar berada didalam Miokardium yg menjaga rangsangan yang sejalan dan terpadu dari kontraksi otot Jantung
  • Jaringan penghantar mempunyai sifat:
  • Otomatisasi: impuls yang spontan
  • Ritmisitasi: impuls yang teratur
  • Daya konduksi: kemampuan menyalurkan impuls
  • Daya rangsang: Kemampuan menanggapi stimulasi
  • Sehingga demikian otot2 jantung akan berkontraksi. 
 Sumber : Weblog Esa Unggul
 
Read More..

Jumat, 02 Oktober 2015

Sistem Saraf

SISTEM SARAF


TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM / TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
  • Mampu mengetahui dan memahami pembagian saraf manusia
  • Mampu mengetahui dan memahami bagian-bagian dari sistem saraf pusat, dan sistem saraf tepi
  • Mampu mengetahui dan memahami 12 pasang nervus cranialis beserta fungsinya
  • Mampu mengetahui dan memahami 31 pasang nervus spinalis beserta pleksus-pleksusnya PEMBAGIAN SISTEM SARAF
PEMBAGIAN SISTEM SARAF
  • SISTEM SARAF PUSAT
  • SISTEM SARAF TEPI / PERIFER
SISTEM SARAF PUSAT
  • SISTEM SARAF TEPI / PERIFER SISTEM SARAF PUSAT
  • OTAK
  • Otak Besar (Cerebrum) 
  • Otak Kecil (Cerebellum) 
  • Batang Otak (Mid Brain) 
  • Dienchepalon
  • Mesenchepalon
  • PONS
  • Medula Oblongata
MEDULA SPINALIS ( SUM-SUM TULANG BELAKANG ) SISTEM SARAF PERIFER 
  • Saraf somatic (sensoris, motorik)-->Pengatur otot sadar 
  • 12 nervus cranialis
  • 31 ps nrevus spinalis
  • susunan saraf otonom --> pengatur otot tak sadar spt jantung, hati, jalan pencernaan dll
  • Saraf simpatis
  • Saraf parasimpatis

SISTEM SARAF SOMATIS
12 Nervus Cranialis   I. Nervi Olfactorius
 II. Nervus Opticus
 III. Nervus Occulumotorius
 IV. Nervus Trochlearis
 V. Nervus Trigeminus
 VI. Nervus Abduscens
 VII. Nervus Fascialis
VIII. Nervus Vestibulocochlearis
 IX. Nervus Glosopharygeus
 X. Nervus Vagus
 XI. Nervus Assecoris
 XII. Nervus Hypoglosus

Nervi Spinal  

8 pasang Nervi Cervicalis
12 Pasang Nervi Thoracalis
 5 Pasang Nervi Lumbale
 5 pasang Nervi Sacralis
 1 pasang Nervus Coccygeus
 





PLEKSUS
Pleksus à jaringan yang disusun oleh beberapa level saraf spinalis

  • Pleksus cervicalis à C 1 – C 4
  • Pleksus Brachialis à C 4 – Th 1
  • Pleksus Lumbosacralis à L 1 – S 4



Sumber Weblog Esa Unggul
Read More..

Realted Posts